Ada kesalahan di dalam gadget ini

My Facebook

not shown

Jumat, 02 Maret 2012

Obat Tradisional Sebagai Pengobatan Alternatif

Obat tradisional merupakan warisan pengetahuan dan pengalaman dari nenek moyang kita selama berabad-abad lamanya. Gak heran kalau manfaatnya masih bisa dibuktikan sampai sekarang, dan kalau ada yang belum pernah memanfaatkan pengetahuan obat-obatan tradisional tersebut kayaknya ga ada ruginya deh untuk mencoba, sekalian juga ikut melestarikan salah satu warisan nusantara. Biasanya kalau cewek pasti pernah pakai salah satu resep tradisional, gue sendiri sudah dari kecil mencicipi bagaimana pahitnya jamu. Kalau yang orang Jawa pastinya kenal yang namanya dicekokin jamu...kebayangkan anak kecil susahnya makan jamu!

Baik ketika sehat maupun sakit, obat tradisional cukup manjur untuk semua situasi, terkadang cocok-cocokan juga karena sebagian orang merasa ada manfaatnya dan sebagian lagi tidak merasa perbaikan apa-apa. Hal tersebut tergantung pada ketepatan diagnosa penyakit dan deteksi gejala-gejala yang terjadi. Kecepatan penanganan dan kemauan kita untuk rutin mengkonsumsi obat tradisional (yang biasanya cukup merepotkan dalam pembuatannya) juga berpengaruh pada manjur atau tidaknya obat tradisional tersebut. Perhatikan juga efek samping obat yang digunakan, misalnya yang berhubungan dengan immunomodulator (penyakit ada beberapa gejala yang asalnya dari penyerangan antibodi kita sendiri vs gejala yang disebabkan oleh bakteri atau virus dari luar). Sewaktu gue dulu dapat benjolan di kaki kiri gue, agaknya gue telat mengantisipasi baik dengan obat dokter atau obat tradisional. Makanya ketika sekarang gue ngerasa ada benjolan lagi mulai nongol, cepat-cepat deh gue buka buku jamu gue. Ada satu resep yang berguna untuk mengatasi pembengkakan kelenjar seperti penyakit gondok yang buat gue lumayan tokcer. Pakai saja asam jawa 10 buah dan satu buah empu kunyit yang diblender serta tambahkan garam untuk ngompres hangat-hangat kelenjar yang bengkak, buat minumnya juga pakai kunyit asam. Kalau rutin pakai dua kali sehari selama sebulan mudah-mudahan kelenjar yang bengkak bisa hilang sama sekali. Beberapa hari aja sebenarnya udah kerasa khasiatnya kok, kalau dalam tiga hari pemakaian ternyata tidak terlihat hasilnya atau malah tambah parah, nah kayaknya harus konsultasi ke dokter tuh. Bagaimanapun obat tradisional adalah alternatif pengobatan jadi ga bisa dijadikan acuan yang utama.

Beberapa resep lain yang bisa diandalkan untuk penyakit yang umum adalah kecap dan jeruk nipis untuk batuk; daun jambu biji untuk diare; temulawak, meniran dan kumis kucing untuk kencing batu dan buat yang sakit maag bisa dicoba menggunakan satu sendok kecil peresan kunyit dan secuil kapur sirih.

Gue bahkan juga menggunakan obat tradisional untuk tanaman buah gue yang kena kutu daun. Setelah dua kali pemakaian, ternyata manjur juga pace matang yang dioleskan kebagian tanaman yang berpenyakit.

Daftar referensi gue untuk tanaman obat tradisional:
- http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/index.php
- Buku Pintar 1001 Tips, penerbit: Upaya Warga Negara (ini buku lama mungkin udah ga ada di pasaran, tapi kalau nemu buku ini banyak info menarik yang gue anggap bermanfaat)

Untuk yang sehat, jamu juga penting untuk detoksifikasi racun dari tubuh. Buat yang selalu didepan komputer, radiasi dari komputer dapat merusak secara perlahan sel-sel pada jaringan tubuh kita. Belum lagi polusi dan sumber radiasi lainnya. Jadi jangan tunggu lagi, sekarang saatnya untuk detox, believe me u all need it!
Berikut beberapa macam cara untuk detoks tubuh dari pengaruh radiasi dan radikal bebas (terutama perempuan dan anak-anak):

-godokan atau peresan jamu dari biji-bijian atau umbi-umbian seperti jintan hitam, ketumbar, pala, adas manis, kunyit, temulawak, bawang putih dll. Buat yang tahan jamu pahitan bisa dicoba dengan sambiloto, brotowali, meniran, daun jombang, daun murbei dan daun kumis kucing.

-meminum jus sayuran atau buah-buahan, yang terbaik adalah: tomat, pepaya, jambu biji, beet, wortel, selada air, rumput laut, jeruk, sirsak, manggis, apel, delima, nanas, bayam, pisang, pace dll.

-minyak sayur seperti minyak zaitun, minyak kelapa atau minyak grape seed juga baik untuk detox. Campurkan saja satu atau dua sdm minyak sayur dengan jus sayuran yang dibuat.

-mandi rempah, seperti godokan laos, jahe, sereh, secang atau bisa juga dengan mandi garam.

-mandi lumpur atau masker lumpur.

Bagaimanapun semua keputusan ada ditangan anda, gue cuma bisa kasih informasi alternatif disini. Semoga bermanfaat!

1 comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites Gmail More