Pernah dengarkan cerita-cerita hikayat rakyat yang berbentuk legenda dan mitos? Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa punya banyak sekali cerita hikayat, soalnya masing-masing daerah punya cerita sendiri-sendiri.
Ada banyak sekali aliran keyakinan dan sekte di dunia, dan beberapa diantaranya yang menggemparkan dunia dibahas di blog ini. Tulisan terdiri dari tiga bagian, bagian pertama dan kedua membahas aliran sesat yang berujung maut. Tulisan ketiga membahas aliran yang dianggap sesat dan sedang berkembang dewasa ini.
Terkadang kita menemukan dua hal yang persis sama pada suatu kesempatan, baik itu nama, wajah, tanggal lahir dll. Akhir-akhir ini gue menemukan beberapa hal yang kebetulan menyamai diri gue yang gue bahas disini.
Weekend nonton video dari Youtube mungkin asyik juga ya, makanya gue post beberapa video yg "wajib" ditonton sblm baca artikel-artikel yg gue post di blog ini:
Di LN :
Jonestown Massacre:
https://www.youtube.com/watch?v=jpWr45bKWpE
Setiap negara pasti punya kehidupan keseharian yang unik kalau menurut negara lainnya. Bisa saja suatu negara menganggap kesehariannya tersebut biasa-biasa saja, tapi negara yang lain melihatnya sebagai keanehan yang lucu. Tapi gue harap semua sepakat kalau perbedaan pandangan tersebut adalah bagian dari keindahan dunia yang sekarang kita tempati, dimana masing-masing bisa menghargainya.
Berikut keseharian dari negara tetangga yang bisa jadi lucu untuk orang kita:
Malaysia:
Banyak bahasa malaysia yang kalau menurut orang Indonesia aneh dan lucu. Misalnya saja pasien dirawat diberitakan dengan mangsa dirawat, atau korban banjir disebut mangsa banjir. Terus kalau sedang mengendarai mobil, orang malaysia lebih banyak pusingnya dari pada orang Indonesia (padahal kemacetannya tidak separah disini) soalnya kalau lagi nyetir mereka menyebut pusing
kanan/kiri untuk belok kanan/kiri. Terus yang lebih lucu lagi, mereka bilang toilet = bilik termenung, anak = budak, gratis = percuma, jalan-jalan = makan angin dan pintu darurat = pintu kecemasan. Terus kalau buldozer apa coba bahasa malaysianya? (He3x)....setrika bumi!
Singapura:
Kita tauk kalau Singapura sangat teratur dan tertib, tapi terkadang peraturannya bisa bikin ketawa pelancong dari luar. Coba lihat gambar berikut:
Ha ha ha, segitu menyeramkannya kah durian sampai ada peraturannya! Tapi aneh juga, terus "fine" nya kira-kira apa ya? Ditimpuk pakai duren kali ya...hmmm, priceless.
Di bus:
Di Indonesia perlu ga yah didalam busway ada kayak gini?
Thailand:
Ternyata Thailand adalah salah satu negara yang kreatif, coba lihat iklan-iklannya yang lucu:
Lucu...dia mengulang terus. Yang ngeliatin
sampai ga bereaksi gitu, mungkin mikirnya: OMG, she really is a machine. She doesn't look at my face and keeps on continuing her dialogue, what???
Ha ha ha... jadi inget hp teh celup dan dx kaleng krupuk pake riben!
Yellow pages kayak gini iklannya....hahaha. Banyak amat gerombolan reporternya yang udah siap mau memberitakan kejadian aneh itu ya...
China:
Negeri tirai bambu yang mempunyai jumlah penduduk terbanyak didunia ini pastinya mempunyai segudang masalah kependudukan terutama masalah keterbatasan lahan, tapi mereka cukup pintar menyiasatinya, perhatikan saja contoh berikut:
Pakistan:
Negara yang mayoritasnya beragama Islam ini sudah mempunyai militer dan persenjataan yang cukup canggih, setidaknya mereka sudah bisa menciptakan senjata nuklir sebagai salah satu kemampuan strategis mereka. Tapi kalau dilihat transportasinya, kok ga canggih-canggih amat kayak gini:
Ya ampun, perempuan pun ada yang gelayutan di pintu! Tapi, lihat kekompakan mereka waktu mau difoto! 1,2,3... say Cheeeeese! India:
India juga termasuk negara dengan jumlah populasi terbanyak didunia, mereka pun punya masalah di bidang transportasi, kereta penuh seperti di pakistan pada gambar diatas bukan hal yang jarang terjadi. Bahkan anak-anak pun menyiasati sistem transportasi mereka, coba lihat disini. Ayo, coba hitung jumlah tasnya ada berapa...
Jepang:
Orang Jepang sangat workaholic, ini terlihat dari fenomena ketika mereka berangkat dan pulang dari kantor. Negara produsen mobil ini ternyata masih sangat mengandalkan sistem kereta bawah tanahnya untuk transportasi mereka. Bagaimana dengan Indonesia?
Dan ini terjadi setiap hari di stasiun-stasiun di Jepang! Massage gratis ala Jepang ini terjadi lebih karena kebiasaan daripada kekurangan moda transport, soalnya didorong-dorong seperti ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu di Jepang. Gue rasa karena kebijakan Just In Time mereka yang sangat menghargai waktu. Amazing...coba bayangkan kalau di Jakarta naik Busway harus kayak gini!
Nah kalau di Indonesia, apa ya yang kira-kira membuat orang asing terkejut atau tertawa?
Salah satunya mungkin pengalaman naik Bajaj di Jakarta yang full angin, full getaran (apalagi kalau lewat perlintasan kereta, ouch!), full bau kali yang dilewatin, full berisik, pokoknya pull abis deh! Tapi gue heran sama kaca spion yang ada didalem bajaj, kayaknya ga guna deh di situ, soalnya, udah kaca belakang tuh sebenarnya plastik burem yang ga lagi tembus pandang, penumpangnya juga nutupin hampir sebagian plastik burem itu. Pengalaman gue sih, abangnya malah kayak ngeliatin gue daripada ngeliatin mobil dibelakang (hahaha kok jadi GR...). Pokoknya pengalaman naik bajaj ga bisa dilewatkan kalo melancong ke Jakarta!
Pelancong juga terkadang heran lihat perempatan jalan di Indonesia, apalagi kalau lagi macet. Pull sampai semua mentok! Kereta di Indonesia, walaupun ga sepenuh India dan Pakistan, tapi bisa dikatakan cukup padat, ada karyawan, pramuniaga, pedagang, pelajar, mahasiswa/i semua masuk deh pokoknya.
Selain itu, Indonesia juga banyak yang kreatif kayak di Thailand, nah coba deh lihat iklan berikut. Lucu!
Tapi, itulah asia. Keunikan asia...is in our DNA, at least a month from now we wouldn't want it changed... Keeksotisan asia... is within our land, at least two months from now we wouldn't want it bore a hole in it...
wouldn't we?
Ha ha ha ... bajaj-bajaj ku!!! Revenge of the BAJAJ: pak tua berpeci dilempar oleh jok-nya...dodol!
Joke apa nih? Hanya dengan euforia kendaraan baja, penguasa baru Jakarta datang dengan robot-robot merah-orangenya siap menghancurkan kota mulai dari perubahan tempat terkumuh? Ini bukan politik tapi penguasaan wilayah, karena robot tidak berjiwa. Tapi, robotnya taat pajak (he3x). Yah, kita tunggu putaran kedua... (kalau metal-metalnya bisa kena charging kayak gini, apa manusianya ga sakit body?)
Jujur aja, gue sebenarnya termasuk orang yang suka latah, suka ngikutin apa yang gue lihat dan gue denger tanpa disengaja. Karena suka latah, makanya gue suka mengulang apapun yang terdeteksi sama indera gue. Salah satu karakter yang bisa membuat latah jadi lucu adalah Kapten Haddock, sahabat Tintin di Seri Petualangan Tintin. Kalau dari saduran Tintin jadul yang gue baca semasa SD (penerbitnya masih Indira), Kapten Haddock sering latah dan kalau sudah marah, penghuni lautan diabsen. Gue ga tauk apa saduran sekarang masih sama lucunya, tapi majalah komik yang dibuat oleh Herge adalah majalah komik favorit gue waktu masih kecil. Semua karakter di komik tersebut khas dan lucu mulai dari Prof Calculus sampai Bianca Castafiore. Karena tingkah kapten Haddock yang lucu dan latah, dia jadi pas banget untuk menyeimbangkan karakter Tintin yang serius dalam menangani kasus. Setahu saya Herge berwasiat untuk tidak melanjutkan Seri Petualangan Tintin setelah dia meninggal dunia, makanya Tintin berhenti cuma sampai beberapa buku. Yang terakhir masuk ke Indonesia Blue Lotus kalau ga salah, soalnya itu yang terakhir gue baca.
Lalu kenapa Hollywood jadi latah buat film The Adventures of Tintin? Ga tauk lah ya...tapi animasinya bagus kok, tengok aja trailernya:
Walaupun sudah baca buku seri Petualangan Tintin Rahasia kapal Nabi Nuh eh, Unicorn sampai habis, tapi pastinya nonton filmnya lebih asyik lagi. Apalagi animasinya 3D! Ditambah lagi, sutradaranya adalah Steven Spielberg. Jadi gimana, tertarik nonton film the Adventures of Tintin (and the gang!) Secret of the Uni corn? Coba bandingkan dengan tiga film animasi terakhir seperti Rio, Mars Needs Moms dan Cars 2, kayaknya the Adventures of Tintin memang sudah lebih canggih. Ok Captain H., hopefully he'll be funny in this movie, sayang ga ada Prof. Calculus dalam film ini karena pastinya lebih lucu lagi jadinya. H.. H... H.... Get the point why?
Latah angka 11 juga kayaknya sedang hangat dibicarakan, sampai ada filmnya segala!
Pernah dengarkan cerita-cerita hikayat rakyat yang berbentuk legenda dan mitos? Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa punya banyak sekali cerita hikayat, soalnya masing-masing daerah punya cerita sendiri-sendiri. Dahulu, cerita-cerita hikayat tersebut dan juga dongeng digunakan untuk penyampaian nilai-nilai dan aturan yang berlaku secara turun temurun di suatu wilayah tertentu, sebagai bentuk pengajaran kepada generasi berikutnya.
Ketika masyarakat mulai diperkenalkan pada ajaran agama yang pokok yaitu Hindu, Budha, Islam dan Kristen, cerita-cerita hikayat ini mulai bergeser kedudukannya. Walaupun mungkin sebelumnya terjadi proses asimilasi, tapi peran cerita-cerita hikayat pada akhirnya tergantikan oleh ajaran agama dan pendidikan moral yang baku melalui pendidikan formal. Pendidikan moral yang baku mengacu pada pancasila dan UUD. Sementara dalam PAI (Pelajaran Agama Islam), referensi yang digunakan adalah Al-Quran dan hadist shahih. Cerita hikayat sendiri dimasukkan sebagai contoh literatur dalam pelajaran bahasa dan sastra. Hal tersebut sangat berbeda dengan pendidikan dibarat, karena di sana kitab suci dimasukkan sebagai literatur sejajar dengan cerita-cerita yang lain.
Sekarang, nampaknya peran cerita-cerita tersebut, kembali mengambil bagian yang besar di kehidupan masyarakat seiring dengan berkembangnya media untuk penyiarannya. Mulai dari cerita sinetron yang ga abis-abis, cerita cinta, cerita yang dibuat seakan sebuah realitas (reality show), cerita magis, cerita serem, cerita gosip, cerita religi, cerita tolong-tolongan dan seterusnya... gue sampai BT melihat realitas di masyarakat yang penuh dengan cerita. Bahkan sebuah realitas pun sampai menjadi sebuah drama, kayak drama century yang terdiri dari banyak episode.
Ada yang mengatakan bahwa cerita-cerita tersebut bisa menjadi bahan pelajaran bagi masyarakat luas. Tapi benarkah hal tersebut diperlukan? Masalahnya, kita kan sudah memiliki ajaran dan aturan yang baku yang sudah dipelajari di bangku sekolah. Ajaran dan aturan yang baku tersebut berasal dari referensi yang sudah jelas kebenarannya sehingga penyimpangannya dapat dikurangi.
Lagipula, permasalahan adalah sesuatu yang inherent di setiap kehidupan manusia. Menurut agama gue saja, yang namanya iblis dan setan selalu ada dan akan selalu mengganggu manusia. Godaan akan selalu ada pokoknya. Selama kita percaya ketentuan dari Yang Diatas tersebut, ga perlu kita bantu kerjaannya iblis dan setan untuk mengganggu manusia yang lain. Lah wong orang jahat aja sudah banyak banget kok, kenapa mau jadi orang jahat, atau kenapa mau buat masalah. Belum lagi kalau nanti yang diganggu dengan cerita dan permasalahan tersebut ikutan jadi ga baik juga. Dimana keyakinan kita sebagai orang beragama kalau mensyaratkan jadi jahat untuk bisa survive?
Atau, mendiskriminasikan orang-orang yang DIANGGAP ga baik (berdasarkan stereotype dari cerita-cerita tersebut, yang sumbernya jelas sekali kalau tidak jelas) sebagai sebuah kelompok tersendiri dan dijauhi yang kemudian malah menjadi usaha untuk menutup pintu rahmat bagi orang-orang tersebut (karena simply ga ada orang baik yang mau dekat-dekat). Akhirnya, nanti muncullah sabda dari cerita-cerita aneh ini yang mengatakan orang-orang yang beginian nih kalau begini akan jadi begini dan begini dan pasti akan begini apapun yang akan terjadi. Lalu dengan sedikit hocus pocus...Nah benarkan akan begini! Sadarlah permainan nya sudah tidak wajar. Thumbs up untuk mereka yang berani memberikan kepastian bahwa jalan yang berdasarkan penalaran adalah yang terbaik. Two thumbs up untuk yang merasa jalan tersebut sudah memberikan kenyamanan extra untuk mereka. Pastinya untuk mereka yang mainan jempol tersebut, harga keimanan mereka ya cuma sebatas jempol.
Sebenarnya, tidak ada satu pemikiran manusiapun yang walaupun terlihat sungguh bagus dan mulia yang pantas untuk memaksakan kehendak diatas kehendakNya. Karena, kalau sampai kehendak tersebut jadi dipaksakan, perkataan atau pemikirannya akan jadi fitnah, makanya, fitnah dikatakan lebih kejam dari pembunuhan karena hanya dengan kata-kata, sebuah kehendak terhadap seseorang atau sekelompok orang dapat disimpangkan dan dipaksakan. Apalagi kalau kata-katanya ternyata bukan berasal dari referensi ajaran agama maupun ajaran moral kenegaraan seperti Pancasila. Kehendak tersebut dapat merubah takdir seseorang atau sekelompok orang tersebut yang kemudian dapat merugikan orang atau kelempok tertentu. Makanya, jangan memakan perkataan tersebut mentah-mentah apalagi melakukan perbuatan yang berdasarkan fitnahan tersebut.
Lagipula, bukannya nanti malah jadi psikopat atau anti-sosial, segala sesuatu dilihat dengan pandangan curiga. Sedikit aneh, seram, jelek, galak, culas, beda, sudah langsung mempersiapkan tindakan yang mengundang konflik atau kalau nggak menghasut yang lain untuk menyamakan persepsi biar melakukan tindakan seirama senestapa. Akhirnya, muncullah sebuah stereotype baru lengkap dengan subset perilaku yang bisa diterapkan kepada stereotype tersebut dan apa yang sesuai untuk stereotype tersebut.
Kalau kemudian berpikir bahwa dengan melihat masalah yang segudang kita bakalan jadi orang yang waspada, belum tentu juga kali ya. Bahkan kemudian tingkat kewaspadaannya malah menjadi subjektif dan salah kaprah. Heh, bukannya sudah banyak contoh, perkataan-perkataan yang manis dan wajah yang bersih nan rupawan dengan rezeki segudang dan da'i kondang malah melakukan perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT?
Cerita Cinta
Senang dengan cerita berbau romance? Sama, gue juga suka baca cerita cinta, atau nonton film yang berbau romance, kayak Alpha and Omega misalnya (termasuk romance kan, tapi ceritanya memang mengenai Omega). Selama jalan ceritanya masih wajar, dan ga dibuat-buat jadi aneh, ok aja kok. Pernah ada yang bilang kalau masalah cinta membuat hidup seperti sinetron. Yah, ga usah pakai ada cinta-cintaan segala, kalau sang sutradara yang jadi bosnya, film horror pun jadilah.
Mungkin yang membuat cerita cinta menarik adalah karena memang cinta adalah sebuah fitrah manusia yang merupakan bagian dari emosi dan tidak mempunyai wujud fisik. Karena tidak berwujud itulah makanya cinta adalah sebuah misteri dan rahasia alam yang menarik. Bayangkan saja, seorang dokter dan pakar biologis aja masih belum bisa membongkar rahasia Tuhan YME mengenai tubuh manusia yang jelas-jelas ada perwujudan fisiknya. Apalagi emosi dan cinta. Makanya, aneh ketika orang bisa menilai sesuatu yang tidak berwujud tersebut, apalagi dengan menilainya sebagai salah dan benar atau besarannya.
Cinta ga bisa dibuktikan dengan hanya indera manusia, terkadang yang terlihat mungkin hanya penjelantahan dari nafsu manusia belaka atau emosi-emosi yang lain seperti ketakutan, kemarahan, kesedihan dan lainnya. Kita tidak bisa pungkiri bahwa ada banyak faktor yang mempengaruhi tindakan manusia dan setiap tindakan biasanya terjadi karena beberapa faktor-faktor yang berpengaruh tersebut. Oleh karenanya, suatu tindakan tidak bisa menjadi sebuah bukti akan ada atau tidaknya cinta. Satu contoh saja ya, orang jawa selalu mengatakan mangan ora mangan ngumpul. Maksudnya, mereka sangat mencintai kebersamaan apapun kondisinya. Sedangkan, kalau dibarat sana ternyata kalau kita mencintai anggota keluarga kita tapi tidak mampu untuk mengurusnya maka kita harus merelakannya untuk diurus oleh yang mampu merawatnya. Beda kan? Lalu yang mana dari kedua contoh tersebut yang merupakan tindakan cinta yang berlebihan? Jadi, jangan berusaha mengukur kadar cinta seseorang. We're not angels, we're human.
Kalau bicara agama, karena saya muslim, jadi yang saya tahu mengenai cerita cinta ya, Siti Hajar istri Nabi Ibrahim. Ketika sudah dari perjalanan jauh dan kehabisan air minum untuk anaknya, Ismail, Siti Hajar dengan doanya tanpa arah(an) berlari dari satu bukit ke bukit yang lain bolak balik untuk mencari air. Bagaimana seorang istri Nabi, doanya saja belum cukup dan harus berjuang tanpa putus asa dari Safa ke Marwah, adalah salah satu contoh cerita cinta yang patut diteladani. Kalau sekarang orang denger Safa Marwah ingetnya kan sama cerita sinetron yang ga abis-abis, entah sekarang ceritanya udah selesai apa belum. (: P)
Yang menarik juga adalah bahwa cinta dapat membawa kita ke perasaan sedih dan gembira bahkan hanya dengan membacanya atau menontonnya. Ketika kemudian ada kisah kasih tak sampai yang membuat sedih, kita menyalahkan cinta tersebut sampai titik darah penghabisan. Bahkan menghakimi bahwa kesedihan tersebut adalah perbuatan yang salah, padahal, yang namanya gembira atau senang lebih banyak setannya. Ya kan?
Ditambah lagi, menyalahkan perasaan cinta tersebut padahal cinta adalah bagian dari manusia yang ga bisa dipisahkan dan diingkari. Biarkanlah saja secara wajar, karena kalau memang benar acuannya adalah agama, saya rasa adalah fitrah manusia untuk bisa membedakan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia bahkan untuk masalah cinta. Karena Allah SWT adalah zat yang berbeda dan mempunyai 99 sifat yang Maha- yang tidak dimiliki oleh manusia, setiap orang yang beriman pasti merasakan perbedaan ini dan menghasilkan cinta yang berbeda pula, tidak akan mudah untuk sebrang menyebrang. Tingkatkan saja keimanannya dan bukan menghakimi perasaan cinta yang sudah merupakan fitrah. Adanya pengingkar fitrah manusia inilah yang kemudian membesar-besarkan masalah yang sebenarnya tidak berdasar sampai pada akhirnya ketika cinta itu datang dan tidak bisa dipungkiri lagi.
Tapi herannya, cerita cinta yang sedih-sedih malah semakin menjamur akhir-akhir ini dan seakan jadi trend (generasi EMO semakin banyak?). Mungkin mereka memang cukup membaca dan menontonnya saja, ga usah merasakannya dan biarkan realitas menggigit mereka nantinya, sama aja toh hasilnya, bahkan jauh lebih buruk.
You got something that you want me to sell
Sell your sin. Just cash in.
You got something that you want me to tell
You'll love me. Wait and see.
Jewel - Intuition
TV sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan keseharian di peradaban yang modern sekarang ini. Apalagi, TV sekarang sudah bisa dibawa kemana-mana dan bentuknya bukan sebuah kotak yang besar dan berat lagi. Makanya, apa yang ditampilkan oleh TV sangat berdampak bagi masyarakat secara umum. Termasuk juga iklan.
Sesuatu yang dipajang adalah sesuatu yang mungkin akan dijual. Oleh karenanya, menurut saya, cara yang paling sederhana dalam beriklan adalah dengan memajangnya. Beriklan yang lebih kompleks kemudian menggunakan sarana seperti media dan riset pemasaran. Mempersiapkan sesuatu untuk dikonsumsi khalayak ramai memang tidaklah mudah, harus kreatif, inovatif dan...manipulatif. Perencanaan dan rancangan dibuat khusus untuk menarik sebanyak-banyaknya perhatian dan tentu saja supaya mudah diingat. Pengkondisian dilakukan berdasarkan rancangan tersebut. Tapi, jangan lupa kalau iklan mempunyai target sasaran, yaitu anda sebagai konsumen dan juga masyarakat luas. Oleh karenanya, anda adalah target dari riset yang mereka lakukan dan target dari bujukan persuasif yang dihasilkan kemudian.
Ketika sesuatu ditawarkan atau ditampilkan, pernahkah anda berpikir kalau sebenarnya anda sedang ditawarkan sebuah konsep? Ya, sebuah konsep dimana konsep tersebut akan bermain dengan persepsi anda sebagai targetnya dan mengharapkan reaksi tertentu dari anda? Sudah barang tentu sesuatu yang ditawarkan, walaupun awalnya tidak menarik perhatian, tapi karena sudah dibungkus oleh apapun yang diketahui akan menarik untuk diperhatikan, maka akan menjadi perhatian juga. Inilah hasil dari riset yang dilakukan, yang bertujuan agar konsumen dapat dipengaruhi persepsinya atau bahkan dirubah persepsinya menjadi seperti yang diinginkan.
Pernah dengar iklan How Low Can You Go? Secara umum, being low bukan kualitas yang diinginkan, sehingga tidak mempunyai daya tarik dan tidak diperhatikan. Tapi setelah melihat iklan tersebut bukankah persepsi kita sudah dirubah? Sekelompok orang tertentu melihat kondisi being low sebagai magnet untuk mereka dan menjadikannya bahan perhatian yang baru. Pada akhirnya, pengikutnya pun bertambah dan menaikkan pangsa mereka.
Terkadang, iklan bahkan bersinggungan dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat dan seakan menguji batasan nilai yang dimiliki. Dengan kreativitas, mengetengahkan sesuatu yang baru supaya nilai tersebut diterima oleh masyarakat. Atau bisa juga mengagungkan suatu nilai untuk mengurangi nilai yang lain yang kurang diinginkan. Misalnya saja, iklan makanan cepat saji yang berusaha mengubah nilai yang ada di masyarakat sehingga anak-anak lebih baik mendapatkan makanan yang menyenangkan (Happy) daripada yang sehat (Healthy). Mengajari untuk mengutamakan mainan dulu baru kemudian makanan?
Beberapa iklan bahkan menghendaki masyarakat menjadi irrasional, tidak mempedulikan konteks, tujuan dan latar belakang sesuatu hal. Longgar dan tersesat. Setidaknya, mereka tidak mempertanyakan sesuatu hal tersebut. Seperti, mengapa diskon besar-besaran dilakukan tengah malam pada waktu jam tidur dan harus pula berdesak-desakan. Selama ada tulisan 80% off dicetak besar dan bertinta merah, nothing else matter.
Ada banyak metode pendekatan yang dilakukan oleh bagian pemasaran dalam beriklan. Mulai dari menggunakan emosional atau perasaan, tantangan dan petualangan, cita rasa, penalaran, sampai atraksi fisikal yang memikat. Sedangkan untuk mempengaruhi (memprovokasi) indera dapat digunakan warna atau theme dan slogan tertentu baik tersamar atau tidak. Konsumen tentu tidak mau dibingungkan ketika themenya adalah keceriaan tapi kok yang dipakai baju-baju hitam. Salah satu contoh iklan yang memprovokasi indera secara tersamar adalah menggunakan sebutan atau nama yang sering didengar, misalnya seperti Mario dan Maria pada iklan cat, agar konsumen teringat akan produk tersebut setiap mendengar nama atau sebutan tersebut.
Lalu, bagaimana dengan cara mendikte yang cukup mencolok. Salah satu cara sederhana seperti mengulang iklan pendek berkali-kali dalam satu slot, terkadang bisa sangat menjengkelkan. Gue heran apakah bukan merupakan pelanggaran terhadap kebebasan ketika sebuah alat kreativitas dapat didikte seperti ini. Seperti menggunakan kata magik, dan memanggil jin di botol untuk melakukan semua kreativitas selebihnya yang diperlukan.
Iklan juga menggunakan pendekatan berganda seperti emosional dan penalaran. Coba lihat contoh iklan dibawah ini:
Pertama, emosi atau perasaan kita dibuka dan dimainkan dengan mempersembahkan sebuah cerita, ada perpisahan, hubungan sepihak (yang cukup dipaksakan), dan penderitaan (diluar dan dibiarkan hujan). Lalu kemudian penalaran digunakan untuk menutup paksa emosi dan perasaan tersebut, bahwa cukup gila kalau lampu dikasihani. Hasilnya? Iklan yang berkesan.
Pesan-pesan subliminal juga terkadang dipakai dalam iklan. Hanya dengan tingkat kesadaran yang tinggi dan sensitifitas, kita dapat mengetahui yang tersirat dalam sebuah iklan. Apakah disengaja atau tidak, indera bawah sadar kita dapat terpengaruh oleh hal tersebut, terutama yang berbau negatif. Tinggal kemauan kita untuk membawanya ke alam kesadaran supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, atau, pindah channel ketika ada anak kecil disekitar kita karena mereka belum cukup dewasa untuk menolaknya secara sadar. Contoh subliminal gue rasa banyak juga di dalam negeri, salah satunya iklan makanan ringan wafer coklat untuk anak-anak yang kalau kita dengarkan nyanyiannya cukup menyeramkan. Lebih jauh mengenai subliminal message dapat dilihat disini.
Lalu, sampai seberapa jauh produsen bisa mendikte dan mempengaruhi target konsumennya lewat iklan? Semuanya tergantung target konsumennya, karena mereka yang memegang batasan nilai-nilai umum dan khusus yang dimiliki, sampai dimana mereka merasa batasan tersebut dilanggar. Kalau kemudian diketahui dapat membahayakan, harusnya tidak diikuti, bagaimanapun yang kemudian berperan adalah masyarakat yang ditargetkan, bukan bagian pemasaran yang memanipulasi iklan. Tidak mungkin mengharapkan peringatan atau pengajaran dari objek yang menjadi tontonan. Begitu pula sebaliknya. Karena, seharusnya sudah kita pelajari nilai-nilai umum tersebut di bangku sekolah dan lingkungan, dan nilai-nilai khusus di lingkungan rumah.
Makanya, hanya iklan rokok saja yang memberikan peringatan kesehatan, yang lainnya...terserah anda.
I'm just a simple girl
In a high tech digital world
I really try to understand
All the powers that rule this land
They say Miss J's big butt is boss
Kate Moss can't find a job
In a world of post modern fad
What was good now is bad Jewel - Intuition!
Jewel lyrics are property and copyright of their owners.
"Intuition" lyrics provided for educational purposes and personal use only.
Di jaman dimana informasi mengalir sangat cepat dan dinamis, penguasaan bahasa asing sangat dibutuhkan. Adanya banyak cara untuk mendapatkan informasi bukan berarti miskomunikasi tidak dapat terjadi, malah dapat menyebabkan efek multiplier dari miskomunikasi tersebut. Bahasa inggris adalah bahasa yang paling banyak dipergunakan di dunia, oleh karenanya pemahaman bahasa inggris sangat penting supaya terhindar dari kesalahpahaman. Penggunaan alat-alat translasi bahasa seperti Google translate juga tidak dapat mengurangi kesalahpahaman yang terjadi apabila keterampilan bahasa inggris kita lemah. Akibat terburuk dari kurangnya pemahaman bahasa asing adalah terisolasi yang pada akhirnya menimbulkan hal yang tidak dikehendaki. Dengan bahasa inggris, kita memperkaya sumber informasi yang kita bisa dapatkan sehingga dapat mengambil keputusan dengan benar.
Contoh lucunya bisa ditonton disini, ini orang kok malah ribut mengenai apa yang dipikirin orang lain...padahal situasinya sudah gawat:
No not thinking...don't mind what I'm thinking...we are sinking!
Heh, terkadang orang benar-benar tidak melihat situasi dan kondisi. Gue rasa nih orang aslinya pemandu acara radio tengah malam yang isinya romantika dan roman picisan!
Sebagai tambahan, belajar literatur berbahasa inggris juga dapat melatih pemahaman berbahasa Inggris. Sekalian juga menambah pemahaman kita mengenai kebudayaan asing. Berikut beberapa literatur dan kursus gratis yang tersedia di Internet:
Sparksnotes : Sparksnotes menyediakan contoh analisa literatur selain literaturnya sendiri. Bahkan tersedia video untuk membantu pemahaman literatur tersebut. Memang, menonton cerita sebelum menganalisanya membuat prosesnya menjadi lebih mudah. Saya menonton animasi Dante's Inferno, baru kemudian membaca ceritanya. Walaupun ada perbedaan cerita tapi tetap saja membantu.
Bibliomania : Bibliomania menyediakan berbagai macam literatur dan cukup lengkap. Sama seperti Sparksnotes ada contoh analisa dan kesimpulannya.
U Moodle: English OpenCourse Ware : Walaupun kursus yang disediakan tidak up-to-date tapi terdapat petunjuk dan latihan yang dapat diikuti dalam mempelajari literatur. Kursus gratis yang diadakan oleh Universitas Utah ini cukup membantu dan tidak perlu registrasi untuk mengikutinya.
Info ini saya berikan terutama untuk yang mau test SAT dan GRE, biar nilai verbalnya ga seperti gue, jeblok. :)
Remaja sekarang punya banyak pilihan untuk memilih idola mereka, dari dalam negeri maupun luar negeri. Ketika idola mereka mau konser, aksi mereka pun bermacam-macam, apalagi kalau yang manggung datang dari jauh seperti Justin Bieber yang lagi tenar-tenarnya. Harga tiket yang mahal pun tidak mengurungkan niat mereka, yang penting bisa ngeliat langsung performance Justin di panggung. Itupun kalau ga jatuh pingsan karena histeris!
See the Dream?
Tapi, denger-denger Justin Bieber sebenarnya seorang laki-laki tua berumur 51 tahun dan punya catatan kriminal. Ini beritanya. Jadi benarkah Justin seorang pedophilia dan misogynist, kalau benar, sungguh ironis buat para penggemarnya yang kebanyakan perempuan!
Saya terus terang ga tauk kriteria orang baik apa dan orang jahat apa. Yang saya tauk, orang biasa melakukan hal yang ordinary setiap harinya, berusaha untuk hidup dan survive dan mereka orang-orang yang baik. Sekolah untuk belajar, bertani atau berdagang untuk mencari nafkah, bekerja dengan rajin agar hasilnya bagus. Kalau kemudian orang-orang tersebut terusik oleh sesuatu yang ga biasa atau extraordinary, sehingga harus melakukan sesuatu yang lain dari yang biasanya, adalah tergantung dari pertimbangan mereka untuk melakukan hal tersebut. Dan ketika kita memutuskan untuk melakukan suatu hal yang tidak biasa tersebut, apa sih yang kita lihat? Dilihat kemungkinan hasilnya, dilihat apa perbuatannya, seneng merasa dibutuhkan atau percaya aja apa kata orang. Lalu, apa sih yang membuat kita dipilih sampai bisa melakukan yang tidak biasa tersebut? Bukankah dengan melakukan hal yang tidak biasa tersebut, sebenarnya kita sedang mempertimbangkan kembali kearah mana kita akan melangkah?
Ah big deal, ga ngaruh, yang penting ikutin aja, kan ga ada sangkut-pautnya sama gue, ga ada ruginya di gue. Tapi, bukankah sekecil apapun tindakannya kalau dilakukan ramai-ramai maka hasilnya akan besar? Melihat sesuatu yang sepotong-sepotong juga dapat mengarahkan ke jalan yang salah. Apa lagi kalau melihat masalahnya dengan sebuah penyederhanaan sudut pandang seperti romantika atau materialisme, sedangkan permasalahannya sendiri dibuat kompleks dan rumit. Memangnya seberapa sering kita dengar orang bilang "ga tauk" di sebuah persidangan?
Sayangnya lagi, banyak hal yang kita lakukan tidak terlihat segera hasil akhirnya, dan disinilah kebanyakan orang kemudian melakukan tindakan dengan perkiraan hasil yang baik plus segudang keyakinan. Disinilah ketika pertanyaan seperti "How bad you go for doing good?" dijawab dengan "As bad as it gets." Masalahnya perbuatan yang bad biasanya hasilnya juga bad.
Pada akhirnya, kitalah yang menentukan hasil akhir dari perbuatan kita, bukan orang lain. Karena sesuatu yang tidak biasa tersebut maka kita akan mendapat hasil yang tidak biasa pula. Naif kalau berpikir setelah kita melakukan hal yang tidak biasa, lalu kita mengharapkan hasil yang normal atau sesuai dengan perkiraan. Berani berbuat, berani bertanggung jawab. Yakin mau menjadi bagian dari masyarakat yang sakit dan tanpa masa depan?
Lalu, bagaimana dengan kejadian anggota DPR yang terhormat dari fraksi PKS yang lagi heboh? Bukankah ini adalah salah satu contoh dari good people goes bad?
Terkadang sebuah lagu lama di arrangement ulang atau dimodifikasi dan dinyanyikan oleh artis lain. Masing-masing artis improvisasi dengan jenis musiknya sendiri dan hasilnya ternyata tidak mengecewakan. Nah, gue mau share satu lagu yang gue suka banget, judulnya Can't Take My Eyes Off You, versi originalnya dinyanyikan sama Frankie Valli dan berikut versi lainnya:
Setahun lagi waktunya untuk 2012 dan begitu juga Olimpiade yang diselenggarakan di London. Beberapa animasi untuk menyemarakkan acara spektakuler yang menjadi ajang pertandingan antar bangsa ini pun bermunculan di Internet. Berikut animasi yang menampilkan Wenlock (W) dan Mandeville (M) maskot dari logam untuk Olimpiade London 2012:
"The Whole World Will Be There." Saya rasa itu tema Olimpiade yang sekarang. Animasi yang bagus, hanya saja kenapa maskotnya bermata satu yang kemudian dapat menimbulkan konotasi negatif. Bahkan Nickelodeon (Sponge Bob) dan banyak anime Jepang menempatkan monster bermata satu sebagai tokoh antagonis. Beberapa agama pun menempatkan mahluk bermata satu sebagai dajjal atau antichrist. Mungkin hal tersebutlah yang membuat orang bertanya-tanya ada apa dibalik arti maskot tersebut.
Ada satu lagi animasi yang dikeluarkan oleh Kongres Olimpiade untuk menyemarakkan Olimpiade London yang akan datang. Tapi karena ga bisa di embed, saya sediakan linknya saja, soalnya lumayan bagus sih animasinya. Coba lihat aja disini.
Lalu bagaimana dengan logonya Olimpiade London 2012 berikut ini:
Lambang berwarna pink dan yellow ini juga ternyata banyak yang protes karena selain terbaca 2012, bisa juga terbaca zion (dibaca dari kiri atas kebawah zi-on). Setidaknya sudah ada satu negara, Iran, yang mengancam hengkang dari Olimpiade 2012 tersebut. Ya, kalau dilihat memang ada "i" yang dipaksakan dengan menambah elemen kelima yaitu titik (berupa kotak) ditengah gambar. Elemen kelima tersebutlah yang menimbulkan kontroversi.
O, jadi karena titik ya...bener dong kata pepatah: akibat nila setitik rusak susu sebelanga. Gimana, masih tertarik untuk merayakannya?
Bahasa Microsoft Office professional...Clippy 1997-2004 DED, any questions? Who is Office's Clippy Killer? W hand sign?
Clippy ternyata munculnya tahun 1997 ya, Office 97 mungkin.
Bumble bee is coming!!!! Office Killer!!! Pertanda apakah kalau ada kumbang tiba-tiba muncul. Kata orang sih harus teriak "pahit, pahit" biar ga disengat. Setelah teriak-teriak kok ga pergi-pergi juga, malahan nyarang. Hmmm, kumbang datang mencari bunga untuk dihisap madunya. Tapi kok malah kesasar ya.
Di masyarakat, kumbang seringkali diumpamakan sebagai seorang laki-laki, sedangkan bunga adalah perempuan. Sebuah metafora yang sering digunakan dalam puisi, syair dan lagu. Mungkin karena sifat alaminya sama kali ya, laki-laki sifatnya aktif dan perempuan bersifat pasif, begitu juga dengan kumbang dan bunga. Laki-laki sifatnya memburu dan perempuan adalah korbannya, begitu juga dengan kumbang dan bunga. Jadi, kalau begitu perempuan adalah korban yang pasif? Sebagai perempuan saya akan berkata ya, pada kenyataannya begitu. Apakah untuk jaman sekarang sudah berubah atau harus diubah? Sedikit banyak mungkin sudah berubah, tapi saya rasa tidak mungkin melawan alam. Andaikan ada yang bilang "Oh, wanita sekarang sudah aktif dan harus aktif." Terus terang saya malah berpikir, aktif bagaimana, aktif untuk dijadikan korban? Bagaimanapun perempuan adalah makhluk yang lebih lemah dan harus dilindungi, menjadikannya aktif bukan berarti perempuan menjadi tidak rentan. Malah mungkin bisa lebih rentan karena lemah dan aktif bukan sifat yang mendukung. Lalu bagaimana dengan menjadikan perempuan tangguh? OK, tapi pikirkanlah, perempuan tangguh yang aktif bukankah terlalu muluk? Kira-kira generasi yang seperti apa yang akan dihasilkan oleh perempuan tangguh dan aktif dan complicated? Ada yang mau bereksperimen dengan hal ini?
Gue bukan kaum feminis, gue juga setuju perempuan menjadi seorang wanita karier dan bisa membantu keluarganya. Hanya saja tidak untuk membuat seorang perempuan menjadi wonder woman, karena sebagai wonder woman, tetap saja dia adalah korban karena harus kehilangan sifat kewanitaannya. Naruh perempuan di medan perang? "Beta kan mau keliatan tangguh," katanya. Nanti dulu, Wonder Woman aja bilang, masih ada Superman kali ya...
Lalu bagaimana dengan nasib kumbang yang tersesat? Bingung, ga bisa keluar, soalnya sekelilingnya tembok dan kaca. Si kumbang sedih soalnya ga bisa mencari bunga keluar. Bunga pun sedih si kumbang ga kunjung datang.
Ketika sebuah Be-eM-We melaju kencang di sebuah jalan bebas hambatan yang cukup ramai, kira-kira apa yang akan terjadi apabila Be-eM-We tersebut menikung U-turn? B.M.W. tersebut bisa menyebabkan kecelakaan, sanksi tilang dan denda, tabrakan beruntun, kematian...atau mungkin malah tidak ketahuan dan lolos. Seperti misalnya yang pertama ini, cukup diam-diam minggir dan kemudian menikung ketika jalan sedang sepi. Jelas mobil ini ga ada yang ngeliat makanya selamat alias ga ketahuan. Binal!
Lalu bagaimana dengan kasus yang kedua ini, jalan malam yang sepi dan ga ada yang liat, tapi hampir ketangkap sama polisi pas lagi U-turn. Palingan denda dan kena sanksi. Mindless!
Lalu apa worst case untuk sebuah U-turn. Nah, coba pertimbangkan kasus yang ketiga ini, sebuah kasus extreme yang merupakan hasil rekayasa aja. Di suatu titik tikungan U-turn dalam balapan mobil ada banyak penonton yang berdesak-desakan menyoraki dan memberi semangat. Mereka menganggap ini pertunjukan yang bagus dan kata-kata dukungan mereka tidak henti-hentinya diteriakkan. Banyak diantaranya dengan kaki kotor dan badan basah oleh peluh bersinggungan dan memegang tali biru pembatas. Ya, mereka rela berkotor-kotor demi kegembiraan. Perempuan-perempuan pesorak dan polisi pun tampak di beberapa titik menjaga tali biru tersebut agar tidak diterabas. Satu mobil, dua mobil, dan yang ketiga...loh kok yang datang sebuah bus berisi penuh penumpang dengan kecepatan tinggi. Tuh bus melakukan U-turn dengan tiba-tiba...ciit gubrak. Kebayangkan apa yang terjadi, bukan hanya busnya yang kecelakaan, tapi para penonton juga kesapu oleh badan bus. Tapi, gimana bus bisa nyasar ke arena balap mobil? Hmmm, mungkin aja terjadi kayak di adegan film Speed-nya Keanu Reeves (mas nunu), bus-nya menerima ancaman semacam bom waktu dan supirnya ga bisa menurunkan kecepatan busnya. Wicked!
Jadi, ini contoh supir-supir U-turn, dua yang tidak keliatan dan yang ketiga yang hasil rekayasa diketahui oleh banyak orang dan akan menyapu banyak orang. Dan ternyata masih banyak sopir-sopir U-turn lainnya kalau kita liat di jalanan, kalau tidak dicegah, mereka akan seperti pembawa pesan kematian.
Titik U-turn adalah titik dimana sebuah keputusan diambil untuk berbalik arah dari perencanaan semula. Melepas sebuah tanggung jawab, mengorbankan sesuatu, kehilangan dan terlepas menuju arah sebaliknya. Pembalikan arah akan membawa ketitik awal, ketitik mula, ketitik nol, ketitik seperti tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya, ketika tidak pernah ada rencana, tidak ada catatan, tidak ada sejarah, ketitik ketika ada yang terlupakan dan dilupakan. Pembalikan arah artinya ada yang dialphakan. Pada akhirnya, semua rencana buyar, usaha akan sia-sia, hasil akan hilang, tujuan hanya sebuah kenangan. Tercerai. Tergantikan.
Ini semua harga untuk mendapat sebuah tiket, tiket transportasi untuk kabur dari sebuah kejadian menyeramkan dan menyedihkan. (o) Sebuah tiket travel yang akan memastikan sebuah itinerary yang sudah dirancang khusus oleh si pemilik travel. Tiket yang expensive yang terkadang memakai mata uang asing seperti Euro. Hanya sedikit orang bisa ikut travel tersebut. Tapi, sedikit orang yang sudi membayar dengan harga yang sudah ditentukan, sudah cukup untuk memastikan jadi atau tidaknya sebuah perjalanan.
Ah, tiket travel yang mahal hanya diperuntukkan bagi orang malas yang ingin sesuatu yang pasti, pasti berangkat dan pasti pulang. Orang-orang yang katanya menghargai waktu sehingga harus pulang tepat pada waktunya. Harga mobil ini juga expensive, tapi kalau didapat dari santa pada waktu Xmas eve mau ga?
Kebanyakan pengalaman nyaris mati, NDE, dialami oleh orang-orang yang belum pernah mempunyai pengalaman tersebut alias ND Inexperience. Mengapa? Mungkin karena mereka yang NDI merasa tidak akan apa-apa sehingga tidak waspada.
Lalu bagaimana dengan video dua pendaki gunung naas yang mengalami Near Death Experience ini:
Kalau sudah jatuh seperti ini apakah pendakiannya diteruskan ya? Kasihan sekali perempuannya, kalau yang megang kamera sih kayaknya mau lanjut tuh, "tenang-tenang, kameranya masih bisa muter, jadi kalau nanti jatuh lagi masih bisa terekam dan bisa terkenal di YouTube!"
Jadi ingat sama Clara Sumarwati, pendaki perempuan Gunung Everest pertama dari Indonesia yang katanya ga diakui kalau tahun 1996 pernah berhasil mencapai puncaknya. Foto-fotonya ga memadai katanya, abis mukanya cuma keliatan separo sih. Tapi walaupun dia sakit dan masuk RSJ, kalau memang sudah ada foto-foto-nya kenapa ga diakui? Mungkin harus bawa orang TV sekelas Desi Anwar kali ya biar diakuin.
All copyrighted materials that presented in this blog are property and copyright of their owners. Those materials are provided for educational purposes and personal use only.